EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Thursday, December 6, 2012

KASUS BUPATI GARUT ACENG DAN FANY OCTORA

PERKAWINAN BERJALAN SELAMA 4 HARI

Perkawinan siri Bupati Garut Aceng Fikri telah dilakukan 14 Juli 2012 lalu yang dilangsungkan di rumah pribadi Aceng di Copong Garut.Perkawinan siri itu berlangsung jam 19.30. Wib.Ketua Majelis  Ulama Indonesia (MUI ) Limbangan KH Abdurrozaq S.ag yang menikahkan kedua mempelai secara siri atau secara agama tanpa catatan resmi negara. K.H.Sa”idin Gufron dan A. Jahidin menjadi saksi perkawinan siri itu.Tamu yang hadir dalam pernikahan siri itu dibatasi hanya dari keluarga dekat dari kedua mempelai saja.Pelaksanan awal kawin siri ini memang terkesan aneh dan janggal,karena Aceng Fikri melarang untuk mendokumentasikan acara ini,demi menjaga keamanan dan privasi jabatan Bupati.Dokumentasi hanya melalui Blackberry Aceng dan Fanny.(sumber majalah detik)

Tiga hari setelah menikah,tepatnya 17 Juli 2012 Aceng Fikri lewat pesan singkat memberi talak pada Fany,adapun alasan Aceng adalah sudah tidak punya rasa lagi pada Fany,karena tidak perawan.Demi menutupi aibnya yang hanya menikah empat hari saja dengan Fany ini,Aceng membikin surat perjanjian dengan Fany pada tanggal 16 Agustus 2012 yang isinya Fany tidak akan mengganggu Aceng lagi dengan imbalan sejumlah uang.

Aceng, saat melakukan nikah siri dan kemudian menceraikan istrinya 4 hari kemudian, tidak melihat sisi etika dan moralitas. Sebagai seorang pemimpin kepala daerah, tentu tak wajar bersikap seperti itu.

"Tapi dia bertindak sebagai individu untuk memuaskan nafsu saja, tak selayaknya seperti pemimpin," tuturnya.

"Soal bupati itu, menjadi problem kepemimpinan daerah. Selain masalah korupsi, masalah etika dan moral pemimpin kepala daerah sering dilanggar," terang aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) yang membidangi divisi korupsi politik, Apung Widadi, Senin (3/12/2012).


Selaku kepala daerah, Aceng seharusnya bisa bersikap selayaknya pemimpin. Bupati, dalam hal ini, menjadi panutan rakyatnya. Tentu akan menjadi cela jika ada perbuatan yang tak pantas dipandang publik.

"Aceng sebagai kepala daerah telah lupa akan jabatan publik itu," tambah Apung.

Pernikahan singkat Bupati Garut Aceng Fikri dengan Fany Octora (18) secara siri menjadi catatan penting bagi setiap kepala daerah. Walau tak ada hukum yang dilanggar, tapi persoalan etika sebagai pemimpin harus diperhatikan.

MAS KAWIN UNTUK FANY OCTORA

Sayangnya, pernikahan itu tak berumur panjang. Empat hari kemudian Aceng mentalak Fany yang berusia 18 tahun. Menurut Aceng, Fany menerima keputusannya dengan syarat.

Syaratnya, dia melanjutkan lagi, adalah melunasi janji-janji ketika Aceng melamar Fany. Di antaranya memberangkatkan Fany dan orang tuanya untuk umrah dan membiayai kuliah di jurusan kebidanan. “Itu sudah saya lunasi semua,” ujarnya.

Bupati Garut Aceng HM Fikri mengatakan, sebelum menikah dengan Fany Octora, ia sudah menyiapkan mas kawin spesial. “Mas kawin saya ke dia (Fany) itu di atas rata-rata,” kata Aceng saat dihubungi, Senin, 3 Desember 2012.

Mas kawin yang diberikan untuk Fany pada hari pernikahan mereka, 14 Juli 2012, menurut Aceng, antara lain emas senilai Rp 50 juta dan uang tunai Rp 100 juta. Mas kawin tersebut, dia melanjutkan, terbilang besar untuk wilayah Garut.

Aceng menyebutkan, ketika menjatuhkan talak kepada Fany, ia telah memberikan uang kontrakan sebesar Rp 20 juta, jatah masa iddah (sampai tiga bulan setelah bercerai), uang untuk umrah, uang kuliah Rp 20 juta, telepon seluler, dan pakaian. “Enggak tau deh bener apa enggak duitnya dipakai untuk itu,” ujarnya.

PROFIL BUPATI GARUT ACENG

Berikut profil lengkap Aceng:
Nama:   Aceng H.M. Fikri, S.Ag
Jabatan: Bupati Garut
Tempat  Tanggal Lahir: Garut 6 September 1972
Status perkawinan: Menikah
Nama Istri: Nurrohimah (istri), Fany (diceraikan setelah 4 hari menikah)
Alamat: Kp Sukamentri RT/RW 01/14, Sukamentri, Garut Kota, Garut

Riwayat pendidikan:
1. SD Sukamentri Garut
2. MTS. Negeri Garut
3. PGN Garut
4. IAI Al Musaddadiyah

Riwayat pekerjaan:
1. Koperasi peternak unggas Garut
2. PT Mandala Food Garut
3. Koperasi konveksi raksa sawarga
4. Kopontren Kabupaten Garut

Riwayat Keanggotaan Organisasi:
1. GP Ansor Garut
2. Garda Bangsa PKB
3. DPC PKB Garut
4. Masyarakat Pecinta Garut
5. Plt DPC Golkar Garut
6. Wakil Ketua DPD Golkar Jabar


MY HOME , MY ALBUM , TUTORIAL BLOG , GAME , BENGKEL MOBIL , ISLAMIC

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAH COMEN DULU...
MAKASIH TELAH MEMBERI COMEN DAN WUKTUNYA....
SALAM PERSAHABATAN.....
edy putra Jl.cik lanang62 Kauman Rt04/05 Jepara-59417

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger