EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Saturday, June 2, 2012

SERANGKAIAN KATA KATA SIRRULLOH

Ilham Sirriyah Tuanku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah

HIJAB

1. Seburuk-buruk pendusta adalah egomu, yang menyatakan kepemilikan akan punya-Ku di dalam dirimu, dan tiada penipu yang lebih pandai daripada akalmu sendiri, yang menjadikan engkau buta dari segala sesuatu yang Ku-datangkan dan yang Ku-ambil dari dirimu.

2. Berdiamlah dalan segala kehendak dan kemauanmu, karena ianya menampakkan egomu, bersunyilah daripada penglihatanmu , sebab ianya akan mengajarkan hawa nafsumu daripada segala keindahan , maka sebaik-baiknya perbuatan adalah berbuat tanpa berharap kepada perbuatan tersebut, dan melihat tanpa menilai apa-apa yang telah terlihat oleh mata.

3. Bilamana suatu masa mendatangimu di dalam kepaapan , maka katakanlah, “Tiada sesuatu itu ada dan nyata jikalau bukan daripada ianya dahuludari kepaapan , dan tiada suatu pengenalan berwal, kecuali bermula dari kepaapan , maka tak akan sis-sia Tuhanmu menjadikan suatu kepaapan dan kehampaan kalau bukan mengenak Dia lebih daripada engkau mengenal yang lainya.”

4. Dan nyatalah engkau dalam kehampaan dari segala kebendaan dengan mengosongkan segala nilainya, sehingga Ku-nyatakan engkau dalam Rahasia-Ku, sedangkan rahasia-Ku bernyata dalam keadaanmu yang hilang dari semua yang nyata kecuali dripada-Ku.

5. Katakanlah, “Datangilah Tuhanmu dengan segala kelemahanmu, niscaya Dia akan membawa kekuatan kepadamu, dan datangilah Tuhanmu denagn segala kefakiranmu, maka Dia akan menyingkap tirai perbendaharaan langit dan bumi ini kepadamu”.

6. Letakkanlah akal dan pikiranku dalam mengenal-Ku, dan letakkanlah jiwamu dalam berhadapan kepada-Ku, kemudian denganya, datangilah hatimu dalam keadaan memandang-Ku, maka sesungguhnya hal yang demikian itu akan membawamu kepada terungkapnya hijab dengan segal rahasia antara-Ku dan dirimu.

7. Janganlah engkau kira Aku sembunyi dibalik apa-apa yang engkau pandang, karena sebenarnya penglihatanmulah yang menyembunyikan Aku terhadapmu, begitupun adanya perasaan yang merasa akan keberadaan-Ku, dimana sesungguhnya sebelum ia datang kepada-Ku , Aku telah meliputi ia dengan segala pengetahuan untuk datng pada-Ku.

8. Katakanlah , “Demi nama Tuhanku Yng Maha Tinggi, tiadalah seorang hamba pun yang dikatakan hamba jikalau ia masih menuntun hatinya jauh dari kehambaan , dan tiada pula seorang kekasih dikatakan kekasih jika ia masih mendatangi Tuhanya dalam hati yang condong kepada apa yang diperbuat kedua tanganya, dan tidaklah engkau mengetahui bilaman hatimu dijadikan Tuhan hanyalah untuk condongnya ia kepada apa yang terbit daripada rasamu, kemudian denganya engkau mendatangi tuhanmu bersama perasaan yang penuh rindu.

9. Janganlah sekali-sekali engkau mau dibutakan serta ditulikan oleh penglihatan ataupun pendengaranmu , dan janganlah jua dibodohi daripada pernyataan akal pikiranmu, cukuplah hanya pada wajah-Ku saja engkau berhadapan melalui jendela hati yang ada pada rasamu , karena dengannya penglihatan pikiranmu akan menjadi jalur pengetahuan-Ku , hingga terhadapnya tiada kemustahilan bagi dirimu untuk memahami keinginan Aku.

10. Apakah belum tiba masanya engkau menjadikan hatimu tempat-Ku bertindak dalam seyiap kalam-Ku , dan dimana terhadapnya engkau dapat berdampingan dengan-Ku ketika siang dan malan berjalan di hadapanmu. Sungguh tiada kerugian bagimu untuk selalu memperhatikan hatimu, karena kepadanya telah menjadi pelajaran bagi orang-orang sebelummu untuk mencapai kedekatan lepada-Ku.

11. Ketahuilah , hatimu adalah dataran tertinggidi dalam dirimu, maka daripadanya engkau dapat memandang ke segala penjuru dengan mudah tanpa penghalang , dan bertempatlah engkau padanya, sesungguhnya tiada pemandangan yang lebih terang yang engkau pandang daripada hatimu , sehingga dengannya engkau akan dapat menyaksikan Zat yang terahasia pada dirimu sendiri.

12. Dan kebenaran hamba-Ku yang menyaksikan terletak pada hatinya, sedangkan
kebenaran hamba-Ku yang membuktikan akan jelas pada rasanya, maka tiada kan tersentuh suatu kebenaran dengan rasamu, sebelum ianya dapat disaksikan dengan hatimu.

13. Aku-lah Allah Yang Maha Menyaksikan terhadap segala yang berawal dan berakhir , dan hanya kepada-Ku semua perkara akan kembali. Dan padahmu tiada pernah ditegakkan dihadapan-Ku, melainkan sebelumnya telah-Ku berikan peng lihatan untuk menyaksikan Aku , yang berada pada dirimu. Maka, katakanlah , “sungguh suatu kebutaan yang amat gelap bagiku, bilamana Tuhanku Yang Mahabesar lagi Agung tiada terpandang dihasapanku, padahal dari tangan-Nya aku makan dan minum , dan bahwasanya dengan selimut-Nya (malam) aku tidur tanpa sekejap pun Ia-Nya lengah dalam menjagaku.

14. Aku menyukai hamba-hamba-Ku yang berusaha menuju-Ku , walaupun ianya tidak mempunyai kesanngggupan untuk menemukan Aku, daripada hamba-hamba yang mengakui kesanggupan menuju-Ku dan ianya terlepas dari ketergantungan kepada-Ku, dan ingatlah sesungguhnya ketidaksanggupan dalam berusaha menuju-Ku adalah tempat awal Aku mendatangimu dari segala penjuru arah.

15. Kebutaan yang awal bagimu adalah ketika engkau membawa keinginan ego dan hawa nafsumu dalam setiap pandangan , dan maka tiadalah suatu yang terang bagimu melainkan pada pandangan terdapat apa-apa yang telah Ku-hendaki di saat engkau memandang.

16. Sesungguhnya Aku tidak menutup Diri untuk dikenal dan diketahui namun hanya mereka yang tiada sadar telah merentanglan jarak terhadap-Ku dan sungguh Aku-lah diri yang dapat didekati tanpa perantara alat apapun dan dikenali tanpa bantuan sepotong kata pun hingga bahwasanya Aku jua yang pertama mereka temui sebelum mereka datangi perantara-perantara mereka.

17. Dekatilah apapun yang dapat mendekatkanmu pada-Ku dan jauhilah apa-apa yang dapat menjauhkanmu pada diri-Ku sekalipun ianya dating dari dalam dirimu sendiri lalu ungkapkanlah, “Ya Tuhan kami , pada-Mu segala kekuatan berhimpun dan pada-Mu segala penuju dan tujuan akan berakhir . maka hendaklah engkau limpahkan pada kami kekuatan untuk menjauhkan kami dari apa-apa yang dapat menjauhkan kami yang dapat menjauhkan kami pada diri-Mu dan limpahkanlah jua terhadap kami kedekatan yang tiada berjarak dengan segala tujuan kami dan bahwasanya tiada lagi tujuan yang lebih baik bagi kami selain daripada diri-Mu wahai Tuhan Yang Maha Penuntun.

18. Dunia dapat memabukkan bagimu walau ia bukan arak , hawa nafsu bukan jua api namun ia dapat menghanguskan apa-apa yang berdekata dengannya. Begitu jua dengan egomu ia bukanlah tembok tetapi mampu memisahkan antara benda daripada bayangannya sendiri.

19. Dan tiada sebaik-baik ingatan melainkan ingatan yang merasai kehadiran-Ku.

20. Pikiran ayng Ku-sukai adalah pikiran tentang apa-apa yang tersembunyi dari ciptaan-Ku, Dan diantara hawa nafsu yang Ku-senangi tak lain adalah nafsu yang hilang dari kemauannya . hati hamba-hamba-Ku yang Ku-cintai adalah hati yang penuh dengan rasa rindu terhadap-Ku dan niscaya tiada suatu apapun yang Ku-biasakan berdampingan dengannya melainkan pengetahuan-pengetahuan yang Ku-himpun pada hatinya untuk selalu memandang-Ku.


MY HOME , MY ALBUM , TUTORIAL BLOG , GAME , BENGKEL MOBIL , ISLAMIC




Artikel Terkait

2 comments:

ari amnan's blog said...

assalamualaikum Pak Dhe Edi, di Copas kok gak bisa Gih...? matur nuwun

EDY PUTRA jepara said...

Untuk membuka 'disable klik kanan' pada blog ini silahkan ikuti tutorial cara mengatifkan klik kanan DISINI

Post a Comment

SILAHKAH COMEN DULU...
MAKASIH TELAH MEMBERI COMEN DAN WUKTUNYA....
SALAM PERSAHABATAN.....
edy putra Jl.cik lanang62 Kauman Rt04/05 Jepara-59417

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger