EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Thursday, May 31, 2012

MENANGGULANGI | MENGENDALIKAN RASA MARAH

Ketika Rasulullah saw bersama Anas ra, tiba-tiba ada seorang Badul mengejar dan serta merta menarik sorbannya dengan keras.
Anas ra berkata, "Aku melihat bekas tarikan sorban kasar itu pada leher Rasul."
Lalu Badul berkata, "Wahai Muhammad, berilah aku dari harta Allah yang ada padamu".
Rasul menoleh sambil tersenyum lalu memerintahkan sahabat agar memberikan harta cukup banyak kepadanya.
Sikap Nabi ini menggambarkan betapa hebatnya kemampuan beliau dalam mengendalikan emosi. Beliau di sakiti dihinakan di depan orang dan dimintai sedekah secara paksa, tetapi beliau tidak marah.

Kemarahan adalah ketegangan jiwa yang muncul akibat penolakan terhadap apa yang tidak diinginkan,atau bersikukuh dengan pendapat tertentu tanpa melihat kesalahan atau kebenarannya.
Secara psikologis dan medis, kemerahan merupakan suatu sikap emosional yang berdampak negatif pada jantung. Saat marah, terjadi perubahan fisiologis seperti meningkatnya hormon adrealin yang akan mempengaruhi kecepatan detak jantung dan menambah penggunaan oksigen.
Kemarahan akan memaksa jantung memompakan darah lebih banyak sehingga bisa mengakibatkan
tingginya tekanan darah. Akibatnya bisa fatal bila pemarah tersebut memiliki penyakit darah tinggi atau
jantung.
Hasil penelitian modern menyimpulkan bahwa kemarahan berulang-ulang bisa memperpendek umur karena di serang penyakit kejiwaan dan penyakit jasmani. Disini letak urgensinya larangan marah.
Ketika seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW lalu berkata, "Berilah aku nasihat." Rasulullah SAW
bersabda,"JANGAN MARAH." Lelaki itu mengulangi permintaannya beberapa kali, tetapi beliau menjawab, "Jangan Marah" (HR Al-bukhari).

Dampak kemarahan akan semakin parah saat dalam keadaan berdiri, maka semua urat dan otot mengencang sehingga meningkatkan jumlah hormon adrenalin. Keadaan seperti ini bisa mengakibatkan penyakit kanker. Berbeda kalau dia duduk maka adrenalin akan menurun.
Dan apabila mengingat Allah lalu berlindung kepada-Nya dari kejahatan setan maka akan menghasilkan ketentraman hati secara signifikan. "Bila salah seorang dari kamu marah dalam keadaan berdiri hendaklah duduk, bila kemarahan belum hilang hendaklah ia berbaring."(HR. Ahmad)

Dalam ilmu jiwa, akar dari emosi adalah ketidakpuasan terhadap sesuatu. Saat berlindung kepada Allah
dari syetan berarti ia mengakui bahwa emosi adalah perbuatan syetan, dan emosi bisa dihalau dengan cara menyakini kebaikan dan keburukan semua datang dari Allah dan dia harus selalu rida dengan ketentuan-Nya.
Saat Rasul SAW melihat seorang sedang marah besar beliau bersabda,"Aku akan ajarkan kalimat-kalimat kalau ia membacanya akan hilang kemarahannya. Kalau ia mengucapkan A'udzubillahi min as syaithoni ar rojiim pasti hilang amarahnya."(HR. Bukhari dan muslim).

Belakangan inisering terjadi kerususuhan, tawuran, dan tindakan anarkis. Sudah pasti hal itu diawali emosi yang tidak terkendali. Orang kuat dalam Islam adalah orang yang mampu mengendalikan amarahnya.
Agar tidak marah kita harus mengingat Allah yang selalu mengawasi kita dan bersikap toleran. Obat manjur ketegangan jiwa adalah sikap toleran.( By Prof. Dr. KH.Achmad Satori Ismail.)


MY HOME , MY ALBUM , TUTORIAL BLOG , GAME , BENGKEL MOBIL , ISLAMIC

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAH COMEN DULU...
MAKASIH TELAH MEMBERI COMEN DAN WUKTUNYA....
SALAM PERSAHABATAN.....
edy putra Jl.cik lanang62 Kauman Rt04/05 Jepara-59417

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger