EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Sunday, April 17, 2011

KELUARGA MUHAMMAD SYARIF DIDUGA PELAKU BOM BUNUH DIRI MELAKUKAN TEST DNA

MOTIF PELEDAKAN BOM BUNUH DIRI

Terkait dengan proses penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian atas kejadian bom bunuh diri di mapolreta cirebon. Kapolda Jawa Barat, Irjen Suparni Parto yang berada di mapolres Cirebon mengungkapkan, ada titik terang untuk mengungkap identitas pelaku bom bunuh diri.

“Alhamdulilah, hasil kerja tim untuk menyelidiki siapa pelaku yang sebenarnya ini, 80 persen mengarah ke MS (Mochamad Syarif, red),” kata Kapolda.

Namun ketika kembali disinggung mengenai motif, lagi-lagi Kapolda enggan berspekulasi. Menurutnya kesimpulan mengenai motifnya baru akan diketahui setelah penyidikan yang dilakukan sudah rampung. “Soal itu (motif,red) kita belum bisa jelaskan semuanya masih dalam proses,” katanya.

Namun dilapangan isu liar pun sempat berkembang mengenai motif di balik aksi bom bunuh diri iru, diantaranya dikaitkan dengan kasus perusakan minimarket beberapa bulan lalu, dan berujung ditangkapnya lima orang yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan sudah menjalani persidangan di Penagdilan Negeri (PN) Cirebon.

Dan kabar lain yakni terkait dengan terbunuhnya seorang anggota TNI yang sehari-harinya bertugas di Kodim Sumber, Kopka Suteja. Polisi pun menduga pelaku pembunuhan itu berinitial MS, namun apakah MS dalam kasus pembunuhan itu sama dengan MS si pelaku bom bunuh diri, sejauh ini masih dalam proses penyelidikan.

“Soal MS dalam kasus pembunuhan anggota TNI, apakah sama dengan MS dalam kasus bom bunuh diri, semua itu akan kami pelajari,” tegas Kapolda.

Sedangkan mengani seputar perkembangan terakhir penyidikan kasus bom bunuh diri ini, lanjut Kapolda, pihak keluarga MS pun sudah dibawa ke Jakarta untuk dilakukan tes DNA. “Ada dua anggota keluarga MS, yakni ibunya (Ratu Srimulat, red) dan adiknya tersangka (Toni, red), tadi malam sudah dibawa ke Jakarta,” katanya.

Setelah peritiwa mengerikan ini terjadi, petugas bergerak cepat. Dari hasil identifikasi wajah, didapat petunjuk bahwa pelaku adalah Mochamad Syarif, yang tinggal di daerah Astanagari, Cirebon. Satuan intelijen dibantu Densus 88 dan petugas lainnya, mendatangi kediaman Syarif. Orangtua, istri dan keluarga Syarif, dibawa ke Jakarta. Polisi mengambil contoh DNA mereka dan meminta keterangan untuk penyelidikan lebih lanjut-poskota-

MINGGU BESOK HASIL TES DNA DIUMUMKAN

Mabes Polri telah mengirim sampel darah keluarga M Sarip, terduga pelaku bom bunuh diri di masjid Ad-Zikra, di lingkungan Mapolresta Cirebon. Polri saat ini masih meneliti apakah DNA keluarga dengan DNA jenazah sama.

"Kalau DNA-nya cocok, besok Minggu (17/4) kira-kira jam 13.00 WIB, kami akan lansir di Mabes Polri," ujar Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam saat dihubungi, Sabtu (16/4/2011).

Anton menjelaskan, Mabes Polri telah membawa sampel darah keluarga M Sarip ke Jakarta. Pernyataan ini sekaligus menepis kabar pihak keluarga M Sarip diboyong ke Jakarta.

"Bukan orangnya, orangnya masih di Cirebon. Kita mau mencocokan dengan jenazah. Kalau cocok, baru mereka boleh melihat dan mengambil jenazahnya di sini," jelas mantan Kapolda Jatim ini.

Sampel darah keluarga M Sarip nanti dianalisis dan dicocokkan dengan jenazah. Puslabfor saat ini masih melakukan penelitian.

"Sampel darah itu nanti ada bidang kedokteran yang mencocokan, sehingga bisa diketahui DNA-nya cocok atau tidak. Kalau terbukti cocok, nanti dibolehkan dibawa pulang," imbuhnya.

Ledakan di aksi bom bunuh diri di Masjid Ad-Zikra yang berada di lingkungan Mapolres Cirebon Kota terjadi pukul 12.15 WIB saat imam mengucapkan takbir (takbiratul ikhram) di awal salat Jumat.

Ledakan berasal dari seorang pria berpakaian hitam di barisan dekat para pejabat Polresta. Diduga ledakan merupakan bom bunuh diri. Sejumlah korban terkena serpihan bom berupa paku. Tak hanya Kapolresta, Kasat Lantas Polres Cirebon dan imam salat Jumat pun menjadi korban-detiknews-


MY ALBUM , TUTORIAL BLOG , GAME , BENGKEL MOBIL , ISLAMIC

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAH COMEN DULU...
MAKASIH TELAH MEMBERI COMEN DAN WUKTUNYA....
SALAM PERSAHABATAN.....
edy putra Jl.cik lanang62 Kauman Rt04/05 Jepara-59417

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger