EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Wednesday, February 16, 2011

PESANTREN YAPI PASURUAN DI SERANG ORANG TAK DI KENAL

Kepala Polda Jawa Timur Irjen Pol Badrodin Haiti menegaskan kasus penyerangan Pondok Pesantren Al Ma'hadul Islam Yayasan Pesantren Islam (YAPI)  di Kenep, Beji, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur merupakan tindak kriminal murni yang dilakukan oleh orang per orang secara bersama-sama.

Penegasan itu disampaikan Kapolda Jawa Timur usai melakukan pertemuan tertutup dengan para komponen masyarakat Pasuruan di Pendapa Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu dini hari (16/2/2011).

Sebelumnya komponen masyarakat Pasuruan yang terdiri atas para tokoh agama, Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan, serta Muspida Kabupaten Pasuruan melakukan pertemuan secara tertutup di Pendapa Kabupaten Pasuruan yang dimulai sejak Selasa malam.

Kapolda menyebutkan, tersangka yang kini masih terus diperiksa secara intensif di Mapolres Pasuruan sebanyak tiga orang. Kapolres Pasuruan, AKBP Syahardiantono yang mendampingi Kapolda menyebutkan, ketiga tersangka tersebut masing-masing, UB, MZ, dan DU. Para tersangka yang masih berusia sekitar 20 tahunan sama-sama warga Bangil.
Korban dari insiden kerusuhan di pesantren yapi ada 9 terluka.

Kapolda menambahkan, upaya untuk mengungkap kasus yang bersifat massal antara pelaku dengan barang bukti harus dicocokkan. "Polisi kini masih terus berupaya untuk mencocokkan keterangan dari sejumlah saksi yang diperiksa dengan barang bukti yang ada," kata Kapolda.

Kapolda mengungkapkan, terdapat sejumlah saksi yang kini masih diperiksa di Mapolres Pasuruan, namun yang telah terbukti menjadi tersangka baru tiga orang tersebut.

Ditegaskannya, masih ada kemungkinan jumlah tersangka juga masih bisa berubah lagi. Dijelaskan, motif insiden di Pesantren YAPI tersebut sementara ini terungkap hanya karena keridaksukaan seseorang terhadap kelompok tersebut.  Tindakan yang dilakukan oleh para tersangka dilakukan secara pribadi-pribadi. Tidak ada perintah dari pimpinan organisasi.


Ia mengungkapkan, insiden di Pesantren YAPI dilakukan tersangka sepulang mengikuti pengajian di Singosari.  Disebutkan, dalam pengajian tersebut memang disinggung-singgung tentang aliran Syiah. Namun penceramah dalam pengajian tersebut tidak ada provokasi untuk melakukan penyerangan terhadap kelompok dimaksud.



"Yang di Pasuruan sampai pagi ini tiga orang telah ditahan, saksi yang diperiksa ada 13," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 16 Februari 2011.

Namun, Boy tak menyebut identitas mereka yang ditahan. Menurut Boy, orang yang ditahan ini adalah pemuda setempat. "Sedang didalami lebih lanjut dari mana mereka, asal-usul mereka, kepolisian akan berusaha menelusuri," kata dia.

Sementara iru, kata dia, saksi-saksi yang diperiksa juga berasal dari warga setempat. "Dari warga setempat yang terkena perusakan, yang mengetahui peristiwa itu, para saksi yang dikumpulkan oleh penyidik kepolisian di Pondok Pesantren YAPI," kata dia.

Boy mengatakan, polisi telah menangani keamanan setempat, karena penyerangan Pesantren Al Ma'hadul ini sudah terjadi berulangkali.Tapi, kata dia, di tengah upaya itu diduga ada provokator memanaskan situasi. "Bisa saja ada orang-orang yang ingin sengaja memprovokasi situasi. Sangat rentan kondisinya," kata dia.

Kepolisian dan Majelis Ulama di Pasuruan juga terus mendorong kerukunan antar umat. "Agar di antara kita ini dapat hidup harmonis di tengah suasana perbedaan," ujar Boy menambahkan.

Insiden terjadi saat sekelompok orang yang pulang dari pengajian dari Singosari tersebut melintasi Pesantren YAPI dan saling mengejek, yang kemudian berkembang saling menyerang.

Kapolda juga mengaku telah mengkonfirmasikan insiden tersebut ke pimpinan kelompok pengajian Aswaja (Ahlusunah wal Jamaah) Bangil. Diungkapkan, pimpinan kelompok pengajian juga menegaskan tidak memberikan komando penyerangan terhadap Pesantren YAPI.

Kapolda telah mendapat penjelasan dari Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, maupun Ketua PCNU Bangil yang mengaskan, bahwa kelompok pengajian Aswaja juga bukan termasuk dalam organisasi NU.
Baca >>> Korban luka akibat inseden pesantren YAPI


TUTORIAL BLOG ,MEBEL antik , GAME online , BENGKEL MOBIL , ISLAMIC , MY FACEBOOK

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAH COMEN DULU...
MAKASIH TELAH MEMBERI COMEN DAN WUKTUNYA....
SALAM PERSAHABATAN.....
edy putra Jl.cik lanang62 Kauman Rt04/05 Jepara-59417

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger