EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Tuesday, February 15, 2011

JAKSA DSW DITANGKAP KPK DI TANGERANG

TERIMA SUAP Rp 50 JUTA

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupisi M Jasin mengatakan KPK telah menetapkan jaksa berinisial DSW sebagai tersangka dugaan pemerasan. Jaksa DWS tertangkap tangan saat menerima suap Rp.50 Juta. Penetapan ini hasil pemeriksaan intensif terhadap yang bersangkutan.
"Penyidik juga sita barang bukti uang Rp50 juta," kata Wakil Ketua KPK M Jasin Sabtu (12/2/2011).

Dia menambahkan, jaksa yang bekerja di Kejaksaan Negeri Tangerang itu dijerat dengan pasal pemerasan yang diatur dalam Pasal 12 e UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Jaksa DSW dari tangerang, Banten,  ditangkap di Pondok Aren, Tangerang, Jumat (11/1) tengah malam  Dia diduga melakukan pemerasan terhadap pegawai BRI unit Juanda Ciputat.  DSW sendiri merupakan jaksa fungsional intelijen di Kejaksaan Negeri Tangerang.

Penyidik juga sudah menyita sebuah mobil Terios hitam berlogo kejaksaan dengan nopol B 1835 VFD. Mobil itu kini diparkir di parkiran dalam Gedung KPK 

“Dia diduga memeras,” ungkap  Juru Bicara KPK, Johan Budi, Sabtu (12/2) dini hari.

Juru bicara Kejaksaan Agung Noor Rachmad mengaku belum mengetahui soal penangkapan itu.

Penangkapan Dsw, kata Johan Budi, dijalankan penyidik KPK pukul  21.00 WIB di antara Jalan Serpong-Bintaro. “Dsw ditangkap setelah menerima uang dari seorang pegawai Badan Usaha Milik Negara dan pergi dengan mobilnya. Saat itulah, petugas KPK mengejar  dan menangkapnya,” kata Johan.

Saat ini, Dsw dan pegawai BUMN yang menjadi korban pemerasan itu dibawa ke kantor KPK untuk dimintai keterangan. Menurut Johan, pegawai ini pernah berhubungan dengan kasus yang ditangani kepolisian. Bahkan, berkasnya sudah dinyatakan lengkap (P-21). Pegawai ini bukanlah tersangka dalam kasus yang ditangani polisi tersebut.

“Nah, dia ditakuttakuti akan bisa terseret dalam kasus tersebut,” kata Johan.

Karenaitulah, dia kemudian menyerahkan uang kepada Dsw.  Kini, uang yang dimasukkan dalam amplop coklat dan dibungkus plastik dijadikan sebagai barang bukti dugaan pemerasan yang dilakukan Dsw. “Jumlahnya masih dihitung,” kata Johan. Selain itu, sebuah mobil Daihatsu Terios hitam B 1835 VFD milik Dsw juga diamankan KPK

JAKSA  DSW DI NON AKTIFKAN

Pihak Kejaksaan Agung menegaskan akan segera menonaktifkan Jaksa Dwi Seno Widjanarko (DSW). Hal tersebut disampaikan oleh Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendi.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun hingga kini Kejaksaan Agung belum menonaktifkan sementara terhadap Jaksa Dwi Seno Widjanarko.

Namun, Marwan saat dikonfirmasi oleh wartawan menegaskan tidak lama lagi akan melakukan penonaktifan sementara terhadap jaksa DWS tersebut. "Segera, kita akan lakukan penonaktifan itu," tegas Marwan di Jakarta, Senin (14/2).

KPK resmi menetapkan DSW sebagai tersangka pemerasan setelah memeriksanya sejak malam penangkapan, Jumat (11/2) hingga Sabtu (12/2) siang.

DSW tertangkap tangan pada Jumat malam di daerah Pondok Aren. Dia diduga memeras Agus Suharto, pegawai BRI Cabang Juanda, Ciputat dengan uang yang disita KPK sebesar Rp50 juta.

Untuk pengusulan penonaktifkan sementara terhadap DSW, Marwan melanjutkan, pihaknya menunggu surat perintah dan berita acara pelaksaan dan penahanan terhadap DSW dari KPK sebagai pihak yang menahan.

"Sekarang lagi diusahakan meminta (surat diatas), kalau itu sudah dapat segera ditindaklanjuti," lanjut Marwan.

Namun Marwan tidak menjelaskan lebih lanjut kapan pihaknya akan meminta kedua surat yang diperlukan itu ke KPK. Berdasarkan pasal 10 PP tahun 2008, Jamwas wajib mengusulkan ke JA agar jaksa yang diduga terlibat hukum harus dinonaktifkan sementara, kalau terbukti bersalah Jamwas akan mengusulkan pemberhentian tetap.

Jaksa pada bidang intelegen Kajari Tangerang itu saat ini memang sedang terlibat menangani penggelapan dan pemalsuaan kredit KUPEDES

TUTORIAL BLOG ,MEBEL antik , GAME online , BENGKEL MOBIL , ISLAMIC , MY FACEBOOK

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAH COMEN DULU...
MAKASIH TELAH MEMBERI COMEN DAN WUKTUNYA....
SALAM PERSAHABATAN.....
edy putra Jl.cik lanang62 Kauman Rt04/05 Jepara-59417

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger