EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Saturday, January 15, 2011

PLEDOI ARIEL | SAJAK DARI AREIL | nota pembelaan | Nazriel Irham

Kamis,13 jan 2011
Tim kuasa hukum Nazriel Irham atau Ariel, OC Kaligis juga membuat nota pembelaan (pledoi) kliennya 104 halaman, ditambah pembelaan yang disusun Ariel sebanyak lima halaman. Jika dijumlahkan akan menjadi 109 halaman.
"Jumlahnya 100 halaman lebih, sekitar 104 halaman," ujar OC Kaligis,

Kutipan puisi juga dicantumkan di BAB I nota pembelaan setebal 104 halaman yang diajukan pada majelis hakim.

Alasan dicantumkannya penggalan pusi tersebut, kata Arfian Bondjol--anggota tim pengacara Ariel--karena dinilai cukup bisa menggambarkan suasana hati vokalis band "Peterpan" itu terkait proses hukum yang dia jalani saat ini.

"Ya itu jeritan hati Ariel terkait apa yang terjadi sekarang. Intinya dia tidak terima diperlakukan seperti ini," kata pengacara yang akrab disapa Boy ditemui usai sidang."Makanya dia minta untuk segera dibebaskan," sambungnya.

OC Kaligis menambahkan enggan untuk membuka soal isi pledoi itu, dirinya hanya menjanjikan akan menjelaskan usai persidangan.

"Kita tidak bisa katakan sekarang mungkin nanti setelah sidang. Nanti saya yang akan bacakan langsung," ujar ayah artis sinetron Velove Vexia itu.

Saat didesak inti poin-poin pembelaan, OC hanya memberi tahu terkait para saksi yang dihadirkan, yang sama sekali tidak dapat menunjukkan fakta kalau kliennya terlibat penyebaran.

"Poin-poin pentingnya kita ngomong masalah saksi dulu. Yang dituduhkan tidak terlihat di fakta persidangan nggak ada yang menerangkan," jelas OC Kaligis pendek.

CUPLIKAN PUISI ARIEL


Tidak ada harapan buatku bisa bebas dari tuntutan jaksa.

Malahan aku  menganggap telah terjadi kong-kali-kong antara jaksa dan hakim untuk  tetap memberlakukan penalti terhadapku.

Di mahkamah militer tempat aku diadili, telah tersedia kalimat pamungkas  yang berkekuatan hukum tetap, bahwa aku dinyatakan bersalah sebagai  pengkhianat, dan karena itu aku harus mati.

Aku tidak terima itu.
Aku meronta meraung-raung.
Aku mengaku diriku memang pelacur.
Aku mengaku diriku memang penari erotik.
Aku mengaku diriku memang mata-mata.
Tetapi aku tidak mengaku diriku pengkhianat.
Tidak ada alasan untuk mengatakan diriku pengkhianat.
Namun tidak seorang pun yang bisa menolongku.
Keputusan hakim yang mengatakan aku harus mati, sudah selesai, tinggal menunggu waktu pelaksanaan eksekusinya.
Dalam keputusan ini, aku pun dinyatakan harus membayar semua ongkos pengadilan.
Kapan eksekusi itu?
Aku tidak tahu.


TUTORIAL BLOG , BENGKEL MOBIL , ISLAMIC

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAH COMEN DULU...
MAKASIH TELAH MEMBERI COMEN DAN WUKTUNYA....
SALAM PERSAHABATAN.....
edy putra Jl.cik lanang62 Kauman Rt04/05 Jepara-59417

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger