EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Sunday, January 9, 2011

BIOGRAFI | ALFA SECIORA | MUSISI INDONESIA | SANG MAESTRO

Elfa Seciora meninggal dunia Sabtu (8/12) pukul 17.00 di Rumah Sakit Cempaka Putih. Elfa pergi dalam musik keabadian. Jenazah maestro musik Indonesia itu akan di semayamkan di rumah duka di Kemang Pratama.

Elfa Secioria Hasbullah lahir di Garut, Jawa Barat pada 20 Februari 1959. Bersama Elfa's Singer dan Elfa's Music School, komposer yang akrab dipanggil Bang Eel itu meraih banyak penghargaan di tingkat internasional.
Elfa memang berasal dari keluarga yang senang musik.

Ayahnya, Hasbullah Ridwan seorang polisi militer yang aktif dalam bermain musik, di kenal sebagai konduktor dan pemain jazz.

Dia menempuh pendidikan mulai SD sampai SMA di Bandung. Kemudian, melanjutkan ke Akademi Teknologi Nasional di Bandung (sampai tingkat II, 1980).

Mulai berlatih piano pada usia 5 tahun. Pada usianya yang kedelapan, ia pemain piano dalam Trio Jazz Yunior IVADE. Mengikuti Piano Privat 1 dan 2 di Bandung (1970-1974), mempelajari musik Simfoni di Bandung (1971-1978) dan belajar Aransemen Orkestra di Bandung (1974-1978).

Elfa dalam memperoleh pengenalan musik mendapatkan bimbingan mengenai teori dan sejarah musik, komposisi, dan karakter instrument dari Kapten Anumerta F.A. Warsono, pimpinan Orkes Simfoni Angkatan Darat Bandung.

Kehebatannya sebagai musisi sudah nampak saat dia pernah manggung dengan mata tertutup saat berusia 11 tahun dan membentuk kelompok vokal yang sudah memenangi delapan grand champion festival paduan suara di luar negeri, pada saat berusia 19 tahun.

Tahun 1982, pada ASEAN Song Festival di Bangkok, ia menyabet piala sebagai Pengaransir Terbaik.

Di tahun 1984, pada acara yang sama di Manila, ia kembali meraih penghargaan untuk "The Best Arranger and the Best Song", lewat Lagu yang ia tampilkan, Detik tak Bertepi, yang dinyanyikan oleh Christine Panjaitan.

Di festival tersebut makalah yang berjudul Saluang, Pupuit, Talempong, Gandang (Minangkabau) Indonesia yang ia buat juga memperoleh pujian dari para peserta lain.

Pada Golden Kite Festival di Malaysia, 1984, mendapat penghargaan sebagai The Best Performer dengan lagu Kugapai Hari Esok, yang dinyanyikan oleh Harvey Malaiholo.

Selama kariernya, Elfa sudah 14 kali menjadi pengaransir orkes Telerama dan untuk Candra Kirana di TVRI.

Pengalaman berkesan buat Elfa, yakni ketika ia menjadi konduktor pada orkes simfoni Yamaha di Budokan Hall, Tokyo saat berlangsung acara World Popular Song Festival pada tahun 1982.

"Tepuk tangan yang bunyinya seperti hujan, wuzzz, membuat saya merinding," kata Elfa saat itu.

Pengalaman lain yang juga berkesan adalah sewaktu ia harus menyelesaikan 17 aransemen musik selama tujuh jam di dalam pesawat pada tahun 1983.

Elfa juga dikenal sebagai pendiri grup musik Elfa`s Singer, yang ini telah merilis tujuh album.

Album yang ke tujuh yang bertajuk Elfa`s Singers dibuat dalam rangka 30 tahun eksistensi mereka di musik Indonesia. Menurut Elfa, album itu dibuat sebagai wujud syukur atas keberhasilannya bertahan selama ini.

Salam manis

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAH COMEN DULU...
MAKASIH TELAH MEMBERI COMEN DAN WUKTUNYA....
SALAM PERSAHABATAN.....
edy putra Jl.cik lanang62 Kauman Rt04/05 Jepara-59417

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger