EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Friday, December 10, 2010

SEPAK TERJANG ABU THOLUT SANG TERORIS

SIAPAKAH  ABU THOLUT
Profil , Abu Tholut kelahiran kudus jawa tengah diketahui memiliki banyak nama samaran , di antaranya Pranata Yudha alias Herman alias Imron.

Ringkasan kegiatan Abu Tholut

  1. 1987 - Abu Tholut memasuki kamp militer di Afghanistan selama dua tahun dan itu diketahui oleh Ketua Jemaah Islamiyah Abdullah Sungkar di Malaysia.
  2. 1989 - Abu Tholut kembali ke Indonesia.
  3. 1993 - Abu Tholut menjadi anggota Jemaah Islamiyah
  4. 1995 - Abu Tholut diminta Abdullah Sungkar untuk mengeksplorasi kamp pelatihan di Moro, Filipina
  5. 1997 - Abu Tholut diangkat sebagai Mantiqi III Jemaah Islamiyah yang bertanggung jawab atas Kalimantan, Sulawesi dan Filipina selatan.
  6. 1999 - Abu Tholut tinggal di Moro selama delapan bulan.
  7. 2000 - Abu Tholut kembali ke Indonesia.
  8. 2001 - Abu Tholut terlibat dalam konflik di Poso.
  9. 8 Juli 2003 - Abu Tholut ditangkap di rumahnya, Perumahan Permata Hijau Permai Blok F-11 No 16 RT 18/07, Kelurahan Kali Abang Tengah, Bekasi Utara, karena kepemilikan senjata disimpan di Bekasi dan Semarang.
  10. 11 Mei 2004 Abu Tholut dihukum 8,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur
  11. 9 Agustus 2004 Abu Tholut menghuni Lembaga Pemasyarakatan Cipinang karena banding ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta.
  12. 27 Agustus 2007 Abu Tholut dibebaskan bersyarat setelah mendapat remisi
  13. 10 Desember 2010. Abu tholut ditangkap di Desa Bae Pondok Rt 4 / 3, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Abu Tholut menjadi dalang dari perampokan bersenjata yang terjadi di Bank CIMB Niaga, Medan pertengahan Agustus 2010 silam.

ABU THOLUT PERNAH BERGABUNG J.A.T jatim
Ketua Jemaah Anshorut Tauhid (JAT) Jawa Timur, Muhammad Achwan mengaku bila Abu Tholut pernah bergabung dengan organisasinya. Saat bergabung dengan JAT, Abu Tholut pernah bergabung dengan Divisi Kelaskaraan dalam organisasi ini.
"Tapi ia bergabung hanya beberapa bulan," kata Achwan di Mabes Polri,
Selama bergabung dengan JAT, kata Achwan, ada beberapa perbedaan antara Abu Tholut dengan dakwah yang diusung JAT. "Akhirnya Abu Tholut mengundurkan diri dan menghilang begitu saja," ujarnya.


ABU THOLUT MANTAN JAMA'AH ISLAMIYAH
Abu Tholut  adalah mantan ketua Mantiqi III JI ( jamaah islamiah ) dan pernah bekerja di Badan Pekerja Markas JI di Jakarta. Dia juga menyatakan pernah ke Afghanistan dan melatih militer di Moro, Filipina. Dia juga aktif dalam jihad di Poso. Abu Tholut berdasarkan laporan dari kepolisian memiliki jaringan teroris di medan sebagai daerah markasnya. Pada 8 Juli 2003 pukul 16.30 WIB Abu THolut sebenarnya sudah pernah berhasil di tangkap pasukan cobra cikal bakal densus 88 sekarang.

Saat penangkapan Abu Tholut bersama Suyono alias Yono alias Abu Farouq alias Syukur, mantan ketua Wakalah Jamaah Islamiyah (JI) Lampung.

Keesokan harinya, 9 Juli 2003 pukul 21.00 WIB, dilakukan penggeledahan terhadap rumah adik Mustofa di Cipinang Muara, Jakarta Timur. Dari rumah itu berhasil disita barang bukti berupa satu buah tas koper berisi satu pucuk senjata laras panjang M-16, berikut magazin tanpa peluru, satu tempat senjata api FN berisi empat butir peluru kaliber 9 mm, dua buah teleskop, buku-buku dan dokumen JI, serta satu buah tas ukuran sedang berisi kaset-kaset dan VCD JI.

Selanjutnya, pada Jumat, 11 Juli 2003, pukul 01.00 WIB, ditangkap seorang laki-laki berusia 28 tahun kelahiran Solo, bernama Ikhwanuddin alias Asim, di Jalan Kebagusan III, Pasar Minggu. Barang bukti yang berhasil disita saat itu adalah sepucuk M-16 dan satu magazin, satu kardus berisi 27 kotak peluru kaliber 5,56 mm sebanyak 540 butir yang bertulisan PT Pindad, serta kardus ukuran sedang berisi 55 kotak peluru kaliber 5,56 mm sebanyak 1.100 butir.

Sayang, Abu Tholut hanya divonis tujuh tahun penjara pada 11 Mei 2004. Karena sejumlah persyaratan, di antaranya berlaku baik di penjara, Abu Tholut bebas sekitar akhir 2008. Saat tertangkap pada 2003, dia didakwa kasus penyimpanan dan pengiriman senjata api, amunisi, serta bahan peledak sesuai dengan pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat jo 12 Tahun 1951 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Hakim PN Jakarta Timur pada Mei 2004 mengatakan, tuduhan jaksa bahwa Abu Tholut terlibat terorisme tidak terbukti.

SEMOGA NEGARA TERCINTA INDONESIA AMAN DAN SEJAHTERA SELALU

Salam manis

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAH COMEN DULU...
MAKASIH TELAH MEMBERI COMEN DAN WUKTUNYA....
SALAM PERSAHABATAN.....
edy putra Jl.cik lanang62 Kauman Rt04/05 Jepara-59417

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger