EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Saturday, November 27, 2010

Siti Endeh Ida Hendarsih Atmadi Kusumah

Pemain sinetron 'Cinta fitri' OMA meninggal dunia


Ini bukan sinetron,tapi kenyataan bahwa 'IDA KUSUMA'  seorang tokoh pemain antagonis dalam pembuatan sinetron cinta fitri telah tiada (meninggal) pada  hari kamis 25 november 2010 (usia 71 tahun} di lokasi syuting tepatnya di cinere depok.
Menurut Camelia Malik, rekan artis dan juga sebagai juru bicara keluarga Almarhumah, mengatakan sesaat sebelum mulai syuting kembali Ida Kusuma sempat makan beberapa suap dan tiba-tiba tersedak (keselek), kemudian Ida Kusuma  mengambil posisi tidur, sambil menunggu giliran syuting.
Begitu giliran syuting tiba, menurut Rudy, juru bicara MD Entertainment, kru film membangunkannya. Tapi, saat itu Ida tidak bangun-bangun. Setelah itu, kru langsung melarikannya ke Rumah Sakit Puri Cinere, Jakarta Selatan.

Waktu itu masih ada ada denyut nadinya. Namun, setelah 30 menit di rumah sakit, dokter memvonis beliau meninggal (pukul 20.30 WIB),” kata Rudy. Mengenai penyebab meninggalnya artis yang namanya bersinar di era 1980-an ini, Rudy mengaku tidak tahu pasti. Walaupun kabar yang beredar di antara teman-teman artis menyebutkan Ida meninggal karena serangan jantung.Ditanya keluhan apa saja yang disampaikan artis yang memiliki nama lengkap Siti Endeh Ida Hendarsih Atmadi Kusumah itu, Rudy mengaku tidak tahu. Sebab, Rudy jarang berbicara dan bertemu secara khusus dengan Ida. “Terakhir ketemu sih sehat dan sempat bercanda,” katanya.

Jenazah Ida Kusuma dibawa ke rumah duka di Perumahan Mahkota Mas Blok O6 Cipondoh Tangerang untuk disemayamkan.
Almarhumah akan dimakamkan Jumat siang setelah sholat Jum’at di pemakaman umum Tanah Kusir Jakarta.
Almarhumah meninggalkan 4 orang putra/putri.

"RIWAYAT IDA KUSUMAH"

Rekam jejak aktingnya diawali ketika ia tampil dalam film Putri Revolusi arahan sutradara Ali Yugo, yang dibuat pada tahun 1955. Dalam film tersebut Ida berdampingan dengan aktor terkenal Sukarno M. Noor, yang juga ayah dari aktor Rano Karno.
Namun, kemujuran belum berpihak kepadanya. Karier di dunia aktingnya tak terlalu mulus. Ia pun beralih ke bidang tarik suara dan peragawati. Tahun 1960, ia di nobatkan sebagai Putri Peragawati I dan Ratu Jakarta III.
Pada tahun 1960-an ia juga aktif sebagai penyanyi dan penari, yang bertugas untuk menghibur para prajurit dalam operasi Trikora, Dwikora maupun ketika penupasan G30S/PKI.
Pada tahun 1961, ia kembali bermain film dan mendapat peran utama dalam film Malam Tak Berembun bersama aktor AN Alcaff dan disutradarai oleh A.W. Sardjono. Bermain kembali dalam film Menjusuri Djejak Berdarah pada tahun 1967.
Sampai dengan tahun 2007, tercatat, ia telah bermain dalam 62 film. Mulai tahun 1994, ketika dunia sinetron tumbuh menjamur, ia pun ikut terjun didalamnya.
Ia mungkin satu diantara artis film Indonesia yang tetap setia dan konsisten terhadap dunia seni peran. Berkarier sejak 1955, perempuan yang identik dengan ucapan “What Happen Aya Naon” itu tetap semangat berkarier dan tanpa rasa jenuh.
Atas kesetiaannya pada dunia perfilman, pada tahun 1996, ia menerima Penghargaan Kesetiaan Profesi dari Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N).
Pada tahun 2008 SCTV memberikan penghargaan Life Time Achievement kepada Ida Kusumah, karena ia memiliki dedikasi tinggi di bidangnya.
Ia merasa bersyukur atas penerimaan masyarakat dan industri perfilman, sinetron dan juga iklan di saat generasi berganti dan regenerasi terus terjadi.
Sejumlah sinetron pun dibintanginya hingga saat ini. Ida dalam akting sering mendapatkan peran antagonis, sebagai ibu yang judes dan bahkan jahat.
Sahabat dekat aktris Nani Wijaya dan Connie Sutedja ini menyelesaikan film bioskop berjudul CintaPuccino tahun 2007. Film Bebek Belur (2010) menjadi film layar lebar terakhir yang dibintanginya.
Kesetiaannya pada dunia seni peran telah ia buktikan. Ida menghembuskan napas terakhirnya di tengah menjalankan proses shooting untuk sinetron Cinta Fitri pada kamis (25/11/2010) malam. Ida yang dalam film tersebut berperan sebagai tokoh Oma yang doyan mengumpat ‘ Si Borokokok’ itu, wafat di usianya 71 tahun.

Biografi singkat Ida Kusuma:

Nama : Siti Endeh Ida Hendarsih Atmadi Kusumah
Lahir  : Jakarta, 31 Agustus 1939
Wafat : Jakarta, 25 November 2010

* Penghargaan:
  • Putri Peragawati I (1960),
  • Ratu Jakarta III (1960),
  • Kesetiaan Profesi dari BP2N (1996),
  • Life Time Achievement Awards dari SCTV (2008)
* Filmografi:
  • Puteri Revolusi (1955),
  • Malam Tak Berembun (1961),
  • Menjusuri Djedjak Berdarah (1967),
  • Bila Cinta Bersemi (1972),
  • Buah Bibir (1972),
  • Ratu Ular (1972),
  • Ratu Amplop (1974),
  • Laila Majenun (1975),
  • Duo Kribo (1977),
  • Yuli Buah Hati Kekasih Mama (1977),
  • Kabut Sutra Ungu (1979),
  • Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa (1979),
  • Sang Guru (1981),
  • Hidung Belang Kena Batunya (1982),
  • Sorga Dunia di Pintu Neraka (1983),
  • Akibat Buah Terlarang (1984),
  • Pelangi di Balik Awan (1984),
  • Gejolak Cinta Pertama (1985),
  • Opera Jakarta (1986),
  • Pernikahan Berdarah (1987),
  • Catatan Si Boy II (1988),
  • Jodoh Boleh Diatur (1988),
  • Kamus Cinta Sang Primadona (1988),
  • Cinta Yang Terjual (1989),
  • Catatan Si Boy III (1989),
  • Catatan Si Boy IV (1989),
  • Godain Kita Dong (1989)
  • Kemesraan (1989),
  • Makelar Kodok (1989),
  • Si Kabayan dan Gadis Kota (1989),
  • Valentine Kasih Sayang Bagimu (1989),
  • Boleh-Boleh Aja (1990),
  • Boneka Dari Indiana (1990),
  • Boss Carmad (1990),
  • Cinta Anak Muda (1990),
  • Curi-Curi Kesempatan (1990),
  • Dorce Ketemu Jodoh (1990),
  • Gonta Ganti (1990),
  • Isabella (1990),
  • Jangan Bilang Siapa-Siapa (1990),
  • Makelar Kodok Untung Besar (1990),
  • Oom Pasikom (1990),
  • Pengantin (1990),
  • Ricky (1990),
  • Sang Pembela (1990),
  • Sepondok Dua Cinta (1990),
  • Olga dan Sepatu Roda (1991),
  • Sekretaris (1991),
  • Taksi Juga (1991),
  • Zig Zag (1991),
  • Si Kabayan Saba Metropolitan (1992),
  • Gadis Malam (1993),
  • Setetes Noda Manis (1994),
  • Cintapuccino (2007),
  • Bebek Belur (2010)
* Sinetron:
  • Saling Silang (1994),
  • Madun (1995),
  • Mak Comblang (1996),
  • Pelangi di Rumah Susun (1997),
  • Olga dan Sepatu Roda (1997),
  • Cinta Fitri (2007-2010)
KAMI KELUARGA BESAR EDY PUTRA MENGUCAPKAN,,,, SELAMAT JALAN SEMOGA MENDAPATKAN TEMPAT YANG LAYAK DISISI"NYA" ,,.......,, SESUAI AMAL IBADAHNYA.

Artikel Terkait

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger