EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Wednesday, February 24, 2010

HASIL PANSUS CENTURY

EDITORIAL METROTV ,,,, PANSUS BODONG

Rabu, 24 Februari 2010
PERTARUNGAN Pansus Angket Century tetap genting. Genting karena kesimpulan yang 'salah' akan berdampak krusial bagi nasib pemerintahan ke depan. Sebaliknya, kesimpulan yang 'benar' belum tentu seutuhnya menjelaskan perihal kesalahan.

Pertarungan untuk memenangi klaim terhadap kesalahan dan kebenaran itulah yang menyebabkan kegentingan tiada surut. Karena itu, lobi-lobi gencar dan tiada henti terus dilakukan. Itulah pula yang menyebabkan agenda pansus molor karena menunggu kesepahaman yang tak kunjung klop.

Kebenaran menurut versi Partai Demokrat yang harus diperjuangkan mati-matian adalah kebijakan tidak bisa diadili. Karena itu, Boediono dan Sri Mulyani, dua nama yang dianggap paling bertanggung jawab terhadap kebijakan bailout Bank Century, tidak patut disebut.
Penyebutan nama kedua orang itu, termasuk sejumlah nama yang lain, oleh Pansus Century sebagai pihak yang diduga bersalah akan menjadi dokumen politik dan karena itu, sekaligus juga menjadi dokumen negara. Namun, lebih dari itu, ketakutan Demokrat sesungguhnya adalah pada bola liar yang ditimbulkan dari penyebutan nama Boediono dan Sri Mulyani.

Dikhawatirkan kalau mayoritas fraksi menyebut Sri Mulyani dan Boediono sebagai pihak yang diduga kuat bersalah, bola panas akan mengalir ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam sistem presidensial, wakil presiden dan menteri adalah pembantu yang melaksanakan perintah atasan mereka. Pemakzulan presiden akan menjadi agenda panas sebagai konsekuensinya.

Karena itu, Partai Demokrat melancarkan gerilya lobi yang tidak kenal lelah untuk mengembalikan skor 7-2 yang dideritanya. Skor timpang itu disebabkan oleh koalisi yang tidak bisa diajak kompromi.

Jika melihat gelagat sikap partai besar--PDIP, Golkar, dan PKS--yang tidak tergoda oleh lobi, pertarungan tetap sengit. Menurut kalkulasi, skor yang paling mungkin adalah 5-4 baik untuk kemenangan oposisi maupun untuk kemenangan koalisi.

Dengan demikian, kemungkinan pertarungan akan berlanjut sampai dengan rapat paripurna 4 Maret pun terbuka. Bisa jadi, itu diakhiri dengan voting.

Pertanyaan paling fundamental adalah keberanian macam apakah yang diperlihatkan partai-partai sehingga mau mempertaruhkan nasib mereka karena tergiur oleh lobi? Pertanyaan itu vital karena fatal bila salah menjawabnya.

Persidangan pansus yang terbuka telah menimbulkan dampak luar biasa. Setiap sidang yang disiarkan langsung oleh televisi adalah juga sebuah testamen kepada publik. Media menghadirkan fakta-fakta apa adanya sehingga publik memiliki keyakinan sendiri tentang apa yang benar dan apa yang salah. Siapa yang benar dan siapa yang berbohong.

Ketika partai-partai, karena lobi, mengkhianati kebenaran yang tersaji melalui proses pansus, fatal akibatnya.

Rakyat akan kehilangan kepercayaan kepada partai politik. Pemerintah dan parlemen dianggap sebagai kekuatan yang mampu merekayasa kebenaran dan kesalahan. Rakyat seperti memegang surat berharga, tetapi bodong.

Fatal karena skandal Century yang salah satu sebabnya adalah manipulasi surat-surat berharga yang bodong diselesaikan oleh pansus yang pada akhirnya bodong juga.(media indonesia)

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAH COMEN DULU...
MAKASIH TELAH MEMBERI COMEN DAN WUKTUNYA....
SALAM PERSAHABATAN.....
edy putra Jl.cik lanang62 Kauman Rt04/05 Jepara-59417

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger