EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Thursday, January 7, 2010

ANGGOTA PANSUS CENTURY ,,,, BILANG BANGSAT,,???? (gayus vs ruhut)

Jakarta - Oleh sebagian anggota Pansus Bank Century, ucapan kata 'bangsat' Ruhut Sitompul dinilai sangat berlebihan. Mereka pun bersuara atas sikap koleganya tersebut. Ada yang mengusulkan membawanya ke Badan Kehormatan (BK) hingga menyebutnya sebagai bahasa jalanan.

"Sangat layak untuk dibawa ke BK kalau ujungnya sampai mengumpat. Banyak di antara kami yang tidak membaca tatib bagaimana harus bersikap," ujar Ganjar Pranowo dari Fraksi PDIP di kantornya, Senayan, Rabu (6/1/2010) malam.

Senada dengan Ganjar, anggota Dewan dari Fraksi Hanura juga menyatakan ucapan Ruhut itu sebagai suatu hal yang tak pantas. "Sangat berlebihan mengumpat pakai kata 'bangsat'. Seperti itu tidak pantas. itu bahasa jalanan," kata Akbar Faisal.

Agun Gunandjar Sudarsa dari Golkar juga menganggapnya sebagai satu hal yang tak layak dikatakan di ruang sidang bahkan di tempat manapun. "Fraksi Golkar mengusulkan mengadakan rapat pimpinan agar hal-hal seperti ini tidak terulang lagi," pintanya.

Sementara itu, kekhawatiran tindak tanduk Ruhut sebagai upaya pengembosan pansus ditepis oleh Chandra Tirta Wijaya. "Wah, kalau makin begitu (ada upaya penumpulan), kita justru makin solid. Jadi kalau direcokin, kita malah makin bersatu," tegas politisi PAN itu.(amd/mok)(detiknew.com)

BAGAIMANA... KALAU ANGGOTA DEWAN YANG TERHORMAT BERKATA " KOTOR".... OH.... "TUHAN"KU....NEGARAKU TERCINTA.... JAUHKAN DARI  ANGKARA MURKA'MU'....Amin,yaa robbal'alamin (salam blogger)

INSIDEN ANTARA GAYUS DAN RUHUT,,, JANGAN SAMPAI MENENGGELAMKAN PANSUS,

Jakarta - Perdebatan pimpinan Pansus Angket Century Gayus Lumbuun dengan anggota Pansus Ruhut Sitompul dinilai tidak perlu dibesar-besarkan. Pansus diharapkan jangan tenggelam dengan insiden kecil tersebut.

"Itu dinamika di Pansus. Itu aksi dan reaksi saja. Tidak perlu dibesar-besarkan," ujar Ketua Bidang Politik DPP Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Kamis (7/1/2010).

Menurut Anas, jangan sampai karena insiden kecil ini, kerja Pansus yang baik dan substantif tenggelam. Anas pun berharap agar semua pihak bisa menghindari diri dari insiden-insiden kecil seperti ini.

"Kami yakin Pansus akan berjalan baik ke depan," tandasnya.

Ruhut terlibat perseteruan dengan Gayus, dalam sidang Pansus, Rabu (6/1/2009) kemarin. Ruhut saking emosinya sampai memaki Gayus dengan kata-kata kasar, 'bangsat'.

Ruhut dan Gayus telah bersalaman sebelum sidang Pansus pagi tadi. Namun sejumlah anggota Pansus tetap menginginkan kasus Ruhut diproses. Bahkan anggota Pansus dari Partai Golkar Bambang Soesayto meminta PD untuk mengevaluasi keberadaan Ruhut di Pansus.(detiknew.com)

"BERKATA KATALAH DENGAN SOPAN DAN SANTUN,,, MAKA ORANG LAIN AKAN MEMBALAS DENGAN PENUH HORMAT"... Salam blogger 


Gayus Seharusnya Jadi Pendingin Rapat, Jangan Emosional

Jakarta - Anggota Pansus Angket Bank Century, Ruhut Sitompul, layak dilaporkan ke Badan Kehormatan DPR karena telah melontarkan kata-kata makian kepada rekannya sesama anggota pansus, Gayus Lumbuun, dalam sidang DPR. Namun, Gayus sebagai pimpinan sidang saat itu, seharusnya tidak terlalu emosional menanggapi sikap politisi Demokrat itu.

"Kemarahan dilawan dengan kemarahan tidaklah tepat," kata Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/1/2010).

Menurut Ray, selaku pimpinan sidang, Gayus seharusnya lebih tenang menghadapi situasi yang memanas. Sebab, ia berperan sebagai pengatur lalu lintas pendapat dari anggota.

"Tugas pimpinan itu yang panas dibuat dingin, pembicaraan yang melenceng dibuat lurus, dan yang diam dibuat dinamis," kata Ray.

Mengenai adanya dugaan Ruhut memang dikondisikan sebagai 'destroyer' oleh Fraksi Partai Demokrat, Ray menilai itu hal yang wajar dalam politik.

"Sah-sah saja dalam politik. Ada yang berperan sebagai tukang lobi, dan ada yang berperan seperti itu. Setiap partai pasti melakukannya," ujar dia.(detiknew.com)


SIRAMLAH API.. DENGAN AIR ,MAKA AKAN PADAM.... JANGAN ENGKAU SIRAM DENGAN BENSIN .. MAKA AKAN MENJADI LEBIH BERKOBAR... Salam blogger

 ANDI MALLARANGENG,BERKOMENTAR SOAL RUHUT

Jakarta - Ruhut Sitompul telah berjabat tangan dengan Gayus Lumbuun yang sebelumnya dimakinya dengan kata 'bangsat'. Ketua Partai Demokrat Andi Mallarangeng meminta kedua wakil rakyat ini introspeksi.

"Pak Ruhut kan sudah tahu. Dari dulu, orang Medan kan gayanya seperti itu. Jadi semua pihak harus introspeksi masing-masing," kata Andi.

Hal ini disampaikan Andi saat ditanya oleh wartawan apakah akan ada sanksi untuk Ruhut dari PD, usai menghadiri pelantikan 2 hakim Mahkamah Konstitusi (MK) di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (7/1/2010).

Andi mengatakan, Partai Demokrat selalu menjunjung tinggi kesantunan.
Oleh karena itu, masing-masing pihak harus introspeksi agar Pansus Angket Century berjalan dengan baik.

"Saya tadi baru baca transkipnya saja di koran, belum melihat langsung di televisi. Menurut saya, itu bagian dari aksi dan reaksi," ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MK Mahfud MD mengatakan, permasalah Ruhut dan Gayus bisa dibawa ke Badan Kehormatan di DPR untuk diselesaikan.

Menurut dia, masalah seperti ini bukan pertama kali terjadi di Dewan. "Dulu pernah waktu dengan Kejagung ada ungkapan santri di kampung maling, dalam dunia politik ini biasa saja. Kalau ada yang menganggap ini kelewatan, bisa diselesaikan melalui BK dan di luar BK," papar dia. (detiknew.com)


RUHUT,.. TIDAK MENGUCAPKAN KATA .MA'AF......?
Jakarta - Tidak ada kata maaf terucap dari mulut Ruhut Sitompul meskipun berjabat tangan dengan Gayus Lumbuun yang sebelumnya dimakinya dengan kata 'bangsat'. Apakah Ruhut dan Gayus benar-benar sudah berdamai?

Jabat tangan Ruhut dengan Gayus sejatinya terjadi atas iniatif para fotografer di Gedung DPR, , Senayan, Kamis (7/1/2009). "Bang Ruhut, ayo minta maaf ke profesor yang lebih tua," ujar para fotografer.

Sambil tertawa, Ruhut pun menyambut ajakan fotografer dengan mendatangi Gayus yang berekspresi datar. Kemudian mereka berdua bersalaman dan mengangkat kedua tangan mereka ke atas untuk diabadikan. Akan tetapi tidak terdengar satu patah kata pun yang terucap dari keduanya, termasuk kata maaf.

Usai berjabat tangan, keduanya pun berpisah kembali. Anggota Pansus lain yang hadir di ruangan turut bertepuk tangan.(detiknew.com)

SMOGA KITA BISA MENGAMBIL HIKMAHNYA.... Salam blogger

TUTORIAL BLOG ,MEBEL antik , GAME online , BENGKEL MOBIL , ISLAMIC , MY FACEBOOK

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAH COMEN DULU...
MAKASIH TELAH MEMBERI COMEN DAN WUKTUNYA....
SALAM PERSAHABATAN.....
edy putra Jl.cik lanang62 Kauman Rt04/05 Jepara-59417

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger