EDY PUTRA jepara Jl.cik lanang Nm.62 Rt.04/05Kauman Jepara jateng-59417. CALL; +6281904645456 , +6281390345437. E-mail ; edy_putra@ymail.com , edyputrajepara@gmail.com Malayani ; LAS , BODY REPAER MOBIL , MESIN , CAT , JASA FINISHING MEBEL , CALTER MOBIL , MEBEL,FURNITUR
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Thursday, November 5, 2009

REKAMAN TRANSKRIP ANTARA ANTASARI DAN ANGGORO

Alat bukti berupa rekaman Transkrip Pembicaraan Antasari Azhar dengan Anggoro Wijaya akan membuka babak baru penanganan kasus Antasari Azhar yang saat ini statusnya menjadi tersangka dalam pembunuhan Narsruddin.

Dalam rekaman yang dilakukan di Singapura ini Ketua KPK Non Aktif Antasari Azhar coba mencari tahu mengapa Anggoro memberikan sejumlah dana kepada oknum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berikut Transkrip rekaman pembicaraan Antasari Ashar dan Anggoro Wijaya:

Anggoro Wijaya: Kita dari Komite Tiongkok, pak. Terimakasih juga. Pertama saya berterima kasih bapak berkenan menerima saya, untuk memberi kesempatan saya untuk melapor.

Antasari: Saya ingin… artinya saya tidak mau KPK ini melenceng dari pada misinya. Silahkan….

Anggoro Wijaya: Iya pak.. Iya pak. Pertama saya ingin minta exit lapor mengenai SKRT-nya proyek ini. Jadi proyek ini merupakan sistem komunikasi radio terpadu Departemen Kehutanan. Saya mulai ngurus ini sejak tahun 1986. Waktu itu, menterinya Pak Sujarwo. Waktu penggeledahan tgl 29 Juli, saya masih di China. Saya tidak berada di Indonesia. Pada hari penggeledahan itu, ada family saya langsung menelpon saya. Family saya ini pernah saya tolong di Surabaya. Nah… Sekarang dia ingin membalas saya, karena selama ini tidak sempat untuk membalas. Kebetulan dia kenal ama pak ***, ***,***karena beliau-beliau ini pernah di Jawa Timur. Menurut pengakuan dia (family saya), dia sudah mengatur Rp 6 miliar untuk ****..penyidik dan juga sopir-sopirnya, waktu menggeledah itu, pak.

Antasari: hmmmmmm

Antasari: Itu sudah dilaksanakan?

Anggoro Wijaya: Sudah!!

Antasari: Bagaimana pelaksanaannya?

Anggoro Wiajaya: Kami tidak mengerti, pak. Tapi itu sudah…..

Antasari: Dan penyerahan itu untuk apa????!..Untuk apa. Masa ngasih begitu tidak untuk apa-apa..Untuk apa. Yang penting, saya selaku pimpinan ingin tahu. Kita ingin profesional. Kalu kegiatan itu benar, saya akan katakan benar. Namun kalau kegiatan itu salah, saya akan katakan salah. Tapi saya tidak mau ada kegiatan-kegiatan di luar itu.

Anggoro: Iya..Iya…

-------------------------------
Selain beredarnya transkrip rekaman, Antasari juga telah membuat testimoni yang menyudutkan pimpinan KPK lainnya. Berikut isi lengkap testimoni antasari azhar:

PERKEMBANGAN penyidikan terhadap kasus yang menjadikan saya sebagai tersangka,pasal 340 yo pasal 55 ayat (1) ke-1, dalam proses tanya jawab terkait perkara yang ditangani KPK, terdapat 1 (satu) perkara yang perlu saya jelaskan sbb: Proses penggeledahan kasus Tj.Api2 terhadap tersangka Yusuf Emir Faisal tim dik (penyidik-red) memperoleh dokumen (blanko kosong kop Dephut dengan stempel ring kehutanan se-Indonesia), - menurut hasil gelar perkara.- Disepakati karena dokumen tersebut digeledah di PT MASARO dan belum terlihat kaitannya dengan kasus Yusuf Emir Faisal maka akan dilampirkan saja di BAP Yusuf Emir Faisal, karena masalah tersebut akan dilakukan lid (penyelidikan,red) tersendiri.

Dalam perkembangan sebagai Ketua KPK saya minta laporan kemajuan lid tidak mendapatkan jawaban pasti, karena sedang meneliti SKRT se-Indonesia. Suatu ketika saya mendapat informasi dari seseorang, bahwa demi menjaga nama baik saya, dia ingin menyampaikan info bahwa kasus MASARO telah “diselesaikan” oleh oknum KPK dengan PT MASARO. Mendengar ini saya terkejut dan tidak percaya, selanjutnya pemberi info sanggup memberi kesempatan jika saya ingin mendengar testimoni dari MASARO.

Karena pemilik PT MASARO, Sdr Anggoro berada di Singapura maka saya yang mendatangi untuk mendapat kepastian dengan dibekali alat perekam (tape recorder). Sungguh terkejut,setelah mendengar uraian Sdr Anggoro tersebut.

Karena rincian penyerahan dana ke oknum KPK, Sdr Anggoro tidak dapat menjelaskan (yang bersangkutan menyuruh sdr Toni & Ari),ketika berada di Malang,saya bertemu langsung dengan sdr Ari di Hotel Tugu dengan yang bersangkutan merinci penyerahan dana (tidak terekam) Sdr Ari menjelaskan bahwa penyerahan dilakukan di Jakarta beberapa kali dengan berbeda tempat kepada pimpinan KPK (2 orang) dan staf sesuai dengan keterangan Anggoro Belakangan pemberi info menyampaikan bahwa ada penyerahan tahap-2 kepada salah satu pimpinan. Demikian testimoni saya dan saya siap bersaksi seperti apa yang tulis di dalam testimoni ini.

Jakarta, 16 Mei 2009 Antasari Azha,
Sumber

TUTORIAL BLOG , BENGKEL MOBIL , ISLAMIC

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAH COMEN DULU...
MAKASIH TELAH MEMBERI COMEN DAN WUKTUNYA....
SALAM PERSAHABATAN.....
edy putra Jl.cik lanang62 Kauman Rt04/05 Jepara-59417

KLIK MENDENGARKAN LAGU



Photobucket

CARI ARTIKEL DISINI

Loading

COMENTATOR

CARA MEMBUKA KLIK KANAN PADA BLOG JEPARA BUMI KARTINI
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger